Gelar Tasyakuran Satu Abad NU, DPW PKB PBD Serahkan Kontribusi Wajib

Papua barat daya,Dutadolomite.com– Keluarga besar Dewan Pimpinan Wilayah DPW PKB Papua Barat Daya menggelar Tasyakuran sekaligus menyerahkan kontribusi wajib anggota DPRD PKB Kepada NU saat memperingati Satu Abad Nahdlatul Ulama, Minggu (5/2/23).

Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Papua Barat Daya, Abdullah Gazam dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan tasyakuran dan penyerahkan kontribusi wajib anggota DPRD PKB Kepada NU ini sebagai bentuk pengabdian tulus sebagai anak kepada orang tua.

“Kami hari ini juga menyerahkan kontribusi kewajiban kami sebagai anggota DPR dan insha Allah ini bentuk pengabdian tulus kami sebagai anak kepada orang tua NU karena kami bisa seperti ini karena NU,” Ungkap Gazam sapaan akrab Abdullah Gazam.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Ditambahkannya, “Hari ini harus kita akui bahwa alhamdulillah satu-satunya partai politik yang dilahirkan dari kandungan Nahdlatul Ulama (NU) adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), suratnya resmi, timnya lengkap, semua tidak bisa kita ragukan dari sisi sejarah,” Kata Gazam.

Selain itu mantan walikota Sorong Lambertus Jitmau dalam sambutannya mengatakan, semenjak negara ini ada, presiden negara ini pasti tengok ke NU. Menurutnya NU yang pegang kekuasaan tertinggi di negara ini.

“Presiden-presiden yang maju itu pasti dia pergi ke NU dulu, di luar pulau Jawa NU bisa di hitung, tapi di pulau Jawa NU segala-galanya,” Ungkap Lambert, sapaan akrabnya.

Lambertus Jitmau juga mengatakan, Ketua DPW PKB Papua Barat Daya yang juga adalah Anggota DPR Papua Barat Abdullah Gazam adalah satu-satunya ketua partai yang mendampingi dirinya ikut berjuang terkait percepatan pemekaran Provinsi Papua Barat Daya.

“Orang mau bilang apa lagi di Papua Barat Daya ini, tapi dialah (red: Abdullah Gazam) saksi. Dia dampingi saya ke Senayan ke kemendagri untuk menghadirkan Papua Barat Daya bukan untuk kami berdua tapi Allah SWT utus kami berdua menghadirkan Papua Barat Daya untuk masyarakat luas,” Ujar Lambertus Jitmau.

Sementara itu perwakilan dari NU Kota Sorong Abidin Kasdhi mengatakan, “tasyakuran satu abad NU ini sebagai momentum refleksi dalam upaya merawat persatuan PKB dan NU sebab PKB adalah saluran politik warga NU. Olehnya itu seluruh warga PKB, NU kita semua agar jangan memutuskan tali silaturahmi. Tutupnya.(Narsin Lukman)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *